Minggu, 28 Juni 2009

Batik Kaca Hadir di Lhokseumawe

Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kota Lhokseumawe memulai gebrakan baru dengan mendidik tujuh tenaga ahli untuk memproduksi batik kaca yang pasarnya kini sudah mulai tembus ketingkat nasional. Bila kerajinan ini sampai berkembang ke tingkat kecamatan-kecamatan, target akhir yang diharapkan adalah pengurangan angka pengangguran sekaligus menjadikan batik kaca sebagai kerajinan kebanggaan Kota Lhokseumawe menuju kota wisata.

Ketua Dekranas Lhokseumawe, Sukma Munir, pada Serambi, Jumat (22/5), mengungkapkan, batik kaca yang dipasarkan saat ini meliputi kap lampu, kotak dan tempat tisu, kotak perhiasan, tempat pensil, asbak rokok, dan vas bunga. Semuanya bermotifkan batik khas Lhokseumawe, yakni motif Putro Neng, Pucoek Reubong, dan Lonceng Cakradonya. Kisaran harga batik kaca antara Rp 100 ribu sampai Rp 250 ribu. “Promosi awal, kita sudah pamerkan produk ini pada pameran Inacraf di Jakarta beberapa waktu lalu. Saat itu banyak pengunjung yang suka dan tertarik dengan produk tersebut,” ujarnya.

Meningkatkan keahlian itu, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengundang pelatih dari pulau Jawa untuk mendidik tujuh orang tenaga ahli. “Kalau masyarakat lain ingin ikut mengembangkan usaha ini, Dekranas siap membantu,” ujarnya. Sebenarnya tambah Sukma, selain batik kaca, pihaknya juga telah lama memproduski batik kain. Motifnya kini sedang dalam proses pematenan ke Dekranas Aceh. Sedangkan pasarannya sudah mulai berkembang ke seluruh Aceh. “Dalam waktu dekat kita juga akan memproduksi batik kayu dan batik batok kelapa. Nanti semuanya akan dipamerkan pada kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Agustus mendatang di Banda Aceh,” ujarnya.(bah)-serambinews

Lhokseumawe Raih Adipura

Pemko Lhokseumawe meraih penghargaan Adipura dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya menjaga kebersihan kota setempat. Penghargaan itu akan diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta hari ini, Jumat (5/6). Walikota Lhokseumawe, Munir Usman, mengatakan, keberhasilan Kota Lhokseumawe meraih prestasi itu tak terlepas dari partisipasi semua pihak dalam menjaga kebersihan kota, sekolah, sarana ibadah dan kawasan pinggiran kota. “Ini tercapai berkat kesadaran warga dalam menjaga kebersihan,” ujar Munir.

Menurutnya, program penilaian yang dilakukan terhadap sejumlah kota di Indonesia terdiri dari dua kategori yaitu kota besar dan kota kecil. “Lhokseumawe yang masuk dalam kategori kota kecil menempati urutan 14 dari 21 kabupaten/kota yang dinilai,” jelas Walikota seraya berharap kepada semua elemen masyarakat untuk terus mempertahankan prestasi itu.

Kamis, 25 Juni 2009

Senin, 22 Juni 2009

BERSYUKUR....

Sudahkah anda mengucap syukur hari ini?

kalau pernah baca buku The Secret, pastinya udah mengerti ya apa gunanya bersyukur? Tapi apa perlu baca buku itu dulu baru mulai bersyukur? Rasanya di agama manapun, kita diajarin ya untuk bersyukur..

Setiap hari, ketika mendapatkan email dengan subject: “Notification of payment received”, atau “Selamat anda memiliki prospek baru”… secara spontan aku mengucapkan: Terima Kasih…!!

Berapa pun nilai yang aku terima, baik itu baru calon pembeli, atau $1… aku ucapkan: Terima Kasih..!!

Menurut buku The Secret, dunia ini dipenuhi dengan hukum tarik menarik.. apa yang kita pikirkan, apa yang kita ucapkan.. akan kembali pada kita…

Menurut agamaku, jika aku mengucapkan syukur, maka aku akan mendapatkan lebih banyak lagi hal untuk disyukuri…

Jika aku mengucap syukur untk $1 yang aku terima… akan datang $1 - $1 lain nya… Jika aku bersyukur untuk satu prospek, akan dapat prospek-prospek lain, makin banyak prospek, kemungkinan terjadi sales akan lebih besar..

Merasa tidak ada yang bisa disyukuri? Ga mungkin… dibalik semua hal yang tidak menyenangkan, pasti ada hal yang dapat kita syukuri.

Pernah denger pendapat kalau orang Jawa tuh beruntung terus? Kalau abis jatuh, tangannya luka, untung ga patah… Kalau abis kecopetan dompet, untung hp ga diambil pencopet.. semua masih ada untung nya !

Paling tidak, kita bisa bersyukur, karena hari ini masih bisa hidup, masih bisa bernafas, masih bisa baca tulisan ini hehe…

Cobalah untuk bersyukur paling tidak satu hari satu kali… Ini perlu latihan! Latihan untuk melihat hal-hal dari segi positifnya yang bisa kita syukuri..

Jadi jangan melulu melihat dari sisi negatifnya yaa.. kalau di otak kita mikir negatif, di mulut kita keluar ucapan negatif.. apa yang akan kita dapat?

Ini juga nih yang bikin aku ‘menjauhi’ tv dan koran hik… abis berita2nya banyak negatifnya… sebisa mungkin aku menghindari sumber2 pikiran negatif..

Sikap natur manusia.. kalau sudah mengalami hal yang ngga ngenakin.. udah ituuuu aja yang dipikir… cobain deh gini.. ketika mengalami hal yang negatif.. pause sebentar… pejamkan mata… tarik nafas.. coba lihat situasi / masalah dari segi positif… lalu ucapkan syukur…

Latihan… aku perlu latihan untuk melakukan hal ini… so far sih hidup jadi lebih menyenangkan dan lebih bergairah… dapet $1… menunggu $1 lainnya… jangan dilihat nilai $1 nya, kalau setiap satu jam dapet $1 kan jadi banyak juga toh? hihihi…

Ya mbak Dini sih enak sekarang bisa begitu.. dapet segitu.. bla bla bla… tapi aku kan juga mulai dari NOL.. bahkan dari MINUS…

Banyak orang yang ingin belajar supaya bisa bekerja dari rumah seperti aku.. tapi mengabaikan pelajaran penting soal MIND SET termasuk bersyukur ini…

Seberapa mahalnya anda belajar, seberapa lamanya anda bekerja, seberapa banyaknya waktu yang anda berikan untuk bekerja.. tanpa mind set yang baik dan tanpa bersyukur.. apa bisa berhasil?

Perjalanan bisnis ku tidak terlalu lancar.. beberapa kali sumber penghasilkan ku ditutup sepihak tanpa aku punya kuasa untuk memperbaiki… ya berasa kayak di PHK gitu…but I’m still here…

Coba kalau waktu pertama kali dapet masalah dulu itu aku quit dan berhenti mencoba.. ya aku ga akan bisa seperti sekarang ini, kerja di rumah…

Kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan.. itu kata mereka… gimana kata anda?

Ga berhasil menjual hari ini, mau coba lagi ga? Mau coba cari jalan keluarnya, atau mau QUIT?

Eh.. jadi ngelantur.. wong lagi ngomongin bersyukur.. hihi…

Anyway… kalau belum membiasakan diri bersyukur… yuk mulai dari sekarang… walau mengucap syukur mungkin belum cukup, but it’s a good start…

Gimana kalau mulai dengan membuat blog post dengan judul “Bersyukur” ?

TERIMA KASIH!!


This artikel from Mbak Dini Shanti blog.... It's so inspirative word.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...